5 Tips Meningkatkan Produktivitas dan Kesehatan Karyawan

Karyawan menghabiskan lebih banyak waktu di kantor, mengetik memo dan dokumen di komputer, menganalisis data, menghadiri meeting, dan bertemu dengan client. Para pebisnis selalu menginginkan peningkatan, namun, pernahkah berpikir bagaimana cara meningkatkan produktivitas dan kesehatan karyawan agar karyawan mampu memberi peningkatan pada bisnismu.

Meningkatkan produktivitas dan kesehatan karyawan bisa dilakukan dengan banyak cara. Misalnya, desain ruangan. Sepele bukan? Kebanyakan orang mungkin berpikir mendesain kantor sedemikian rupa hanya membengkakkan pengeluaran. Namun, jika bisa meningkatkan bisnis mu, so, it’s worth it, right?

Desain kantor merupakan salah satu cara cerdik untuk meningkatkan produktivitas karyawan, dan tentunya dapat meningkatkan kesehatan karyawan. Kok bisa? Desain kantor yang friendly dapat mendukung aktivitas karyawan di kantor. Scroll down for the rest!

#1 Posisi tangga sangat berpengaruh

posisi tangga

Tahukah kamu bahwa naik turun tangga dapat membantu untuk pembakaran kalori yang dapat meningkatkan kesehatan jantung dan dapat mencegah terserang penyakit kronis seperti diabetes, atau penyakit kardiovaskular seperti absenteeism dan presenteeism.

Kebanyakan kantor menempatkan lift di tengah bangunan agar mudah diakses oleh semua karyawan. Namun, untuk meningkatkan kebiasaan karyawan dalam menggunakan tangga, seharusnya tangga ditempatkan di tengah dan lift di  tempat yang lebih tersembunyi.

Kamu bisa melakukan banyak cara untuk meningkatkan minat karyawan agar menggunakan tangga lebih sering. Misalnya seperti menghias tangga dengan kayu, lukisan, tanaman, desain tangga yang unik, atau menggunakan musik agar karyawan menikmati suasana saat menggunakan tangga.

#2 Pencahayaan alami

pencahayaan alami

Manusia memiliki respon psikologi yang sensitif terhadap cahaya. Itulah mengapa pencahayaan alami yang cukup pada ruang kerja dapat meningkatkan kesehatan dan produktivitas karyawan karena mendapatkan energi dari sinar matahari. Namun, tidak semua sisi ruangan pada bangunan kantor dapat terakses sinar matahari.

#3 Kualitas udara

kualitas udara

Kualitas udara yang baik dapat meningkatkan kesehatan karyawan. Nah, kantor yang sehat seharusnya menyediakan jendela dan ventilasi yang cukup agar siklus udara lancar.

Menurut studi double-blind yang diteliti oleh para ahli dari Pusat Kesehatan dan Lingkungan Global di Sekolah Kesehatan Masyarakat Harvard T. H. Chan, Universitas Kedokteran SUNY, dan Universitas Syracuse bahwa udara dengan kualitas rendah dapat menurunkan produktivitas karyawan.

Tidak hanya itu, kamu juga bisa menyediakan taman agar karyawanmu dapat bekerja di luar ruangan. Lebih sehat, bukan?

#4 Ruangan yang sesuai

ruangan yang sesuai

Memahami karakter karyawan sangatlah diperlukan. Misalnya introvert, ekstrovert, dan ambivert. Ketiga jenis kepribadian ini tentunya membutuhkan fasilitas ruangan yang berbeda.

Seorang karyawan dengan kepribadian ekstrovert lebih membutuhkan ruang kerja yang lebih mudah untuk berkolaborasi dengan karyawan lainnya. Misalnya, meja-meja tanpa sekat, saling berhadapan, dll.

Berbeda dengan introvert. Seorang introvert lebih membutuhkan ruang untuk dirinya sendiri. Sehingga, karyawan tersebut dapat berkonsentrasi dengan baik tanpa gangguan dari karyawan lain.

Beruntunglah bagi seorang ambivert. Seorang ambivert dapat menyesuaikan diri dengan baik. Kamu tidak perlu memberikan ruang yang tertutup untuk seorang ambivert. Cukup memberikan sekat pada meja kerjanya, namun tetap memberikan ruang yang bebas baginya untuk berinteraksi dengan karyawan lain.

#5 Workstation yang sesuai dengan ruangan

workstation

Workstation yang sesuai dengan desain ruang juga bisa meningkatkan produktivitas karyawan loh. Misalnya, beberapa perusahaan saat ini menyediakan ruangan kerja dengan desain penuh warna, dengan mural yang indah di setiap dindingnya. Nah, kamu bisa menyediakan meja dan kursi yang serasi dengan desain ruangan.

Jangan salah. Desain dari meja dan kursi juga berpengaruh loh dengan kenyamanan seorang karyawan saat bekerja. Misalnya, kursi dengan roda lebih memudahkan pergerakan karyawan. Tinggi meja dan kursi juga harus disesuaikan agar membuat karyawan lebih nyaman.

Source: Corporate Wellness Magazine

Tarry Andini

Share on:

Categories:

Update