Tok! Gaji Pekerja akan Dipotong 2,5% untuk Iuran Tapera

Mohamad Krisna

Share on:

Tapera adalah singkatan dari Tabungan Perumahan Rakyat, sebuah program yang dirancang oleh pemerintah Indonesia untuk membantu masyarakat dalam memiliki rumah. 

Program ini diatur oleh Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) dan bertujuan untuk memberikan akses perumahan yang lebih mudah dan terjangkau bagi seluruh warga negara Indonesia, terutama bagi mereka yang berpenghasilan rendah dan menengah.

Pengertian Tapera

ilustrasi iuran tapera bagi karyawan

Tapera adalah sebuah program tabungan yang diwajibkan bagi seluruh pekerja di Indonesia, baik yang bekerja di sektor formal maupun informal. Program ini bekerja dengan mengumpulkan sebagian kecil dari gaji pekerja setiap bulannya untuk kemudian diinvestasikan. Dana yang terkumpul ini nantinya dapat digunakan oleh peserta untuk membeli rumah pertama mereka.

Manfaat Tapera

Manfaat utama dari Tapera adalah memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memiliki rumah dengan cara yang lebih mudah dan terjangkau. Berikut adalah beberapa manfaat lainnya:

  1. Akses Perumahan yang Terjangkau: Dengan program Tapera, peserta dapat mengakses pembiayaan perumahan dengan bunga yang lebih rendah dibandingkan dengan kredit perumahan komersial.
  2. Investasi Jangka Panjang: Dana yang disetor oleh peserta akan diinvestasikan oleh BP Tapera, memberikan potensi keuntungan investasi jangka panjang.
  3. Kemudahan Pembayaran: Pembayaran iuran Tapera dilakukan secara otomatis melalui potongan gaji, sehingga memudahkan peserta dalam menabung secara rutin.
  4. Perlindungan Sosial: Program ini juga berfungsi sebagai bentuk perlindungan sosial, memberikan jaminan akses perumahan bagi seluruh pekerja di Indonesia.

Baca Juga: 11 AI Chatbot Terbaik Tahun 2024 untuk Tingkatkan Customer Relationship

Siapa Saja Gaji yang Akan Dipotong untuk Tapera?

Sesuai dengan UU No. 1 Tahun 2021 tentang Tabungan Perumahan Rakyat, program BP Tapera wajib diikuti oleh seluruh pekerja di Indonesia, baik pekerja formal maupun pekerja informal. Hal ini berarti, gaji karyawan di berbagai sektor, seperti swasta, BUMN, PNS, maupun sektor informal seperti petani, pedagang, dan pengusaha mikro, akan dipotong untuk iuran BP Tapera.

Baca Juga: Mengenal Inventory Tracking: Pengertian, Metode, dan Tips Efisiensinya

Simulasi Tapera Berdasarkan Gaji

Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai bagaimana Tapera bekerja, berikut adalah simulasi sederhana berdasarkan gaji bulanan.

Misalkan Anda memiliki gaji bulanan sebesar Rp 5 juta. Sesuai dengan peraturan BP Tapera, besaran iuran Tapera adalah 3% dari gaji bulanan. Maka, perhitungan iuran Tapera Anda adalah sebagai berikut:

  • Gaji Bulanan: Rp 5.000.000
  • Iuran Tapera (3%): Rp 150.000

Setiap bulan, Rp 150.000 akan dipotong dari gaji Anda dan disetorkan ke BP Tapera. Selama setahun, jumlah iuran yang terkumpul adalah:

  • Iuran Tahunan: Rp 150.000 x 12 = Rp 1.800.000

Selama periode kerja Anda hingga pensiun, misalkan selama 30 tahun, total iuran yang terkumpul adalah:

  • Total Iuran: Rp 1.800.000 x 30 = Rp 54.000.000

Selain iuran yang disetorkan, BP Tapera juga menginvestasikan dana tersebut dengan harapan mendapatkan keuntungan investasi. Untuk simulasi ini, kita anggap tingkat keuntungan investasi adalah 5% per tahun. Maka, estimasi total dana yang terkumpul saat Anda pensiun dapat dihitung dengan rumus bunga majemuk:

A=P(1+r/n​)nt

Dimana:

  • A adalah nilai akhir investasi.
  • P adalah jumlah iuran tahunan.
  • r adalah tingkat keuntungan investasi (5% atau 0,05).
  • n adalah frekuensi penambahan investasi (1 kali per tahun).
  • t adalah periode investasi (30 tahun)

Menggunakan rumus tersebut, kita dapat menghitung estimasi nilai akhir investasi sebagai berikut:

A=1.800.000(1+0,05/1)1×30

A=1.800.000(1+0,05)30 

A=1.800.000(1,05)30

A≈1.800.000(4,3219)

A≈7.779.420

Kemudian, kita kalikan dengan jumlah tahun untuk mendapatkan total nilai akhir:

A≈7.779.420×30

A≈Rp233.382.600

Jadi, dengan asumsi tingkat keuntungan investasi sebesar 5% per tahun, nilai akhir tabungan Tapera Anda setelah 30 tahun bisa mencapai sekitar Rp 233 juta. Nilai ini tentunya bisa berbeda tergantung pada tingkat keuntungan investasi aktual yang didapatkan oleh BP Tapera.

Anda juga dapat menggunakan tabel simulasi di bawah ini untuk mengetahui berapa besaran iuran Tapera yang harus Anda bayarkan setiap bulannya.

simulasi iuran tapera untuk pekerja

Kesimpulan

Tapera adalah program yang sangat bermanfaat bagi masyarakat Indonesia dalam rangka membantu mereka memiliki rumah pertama. 

Dengan memanfaatkan tabungan yang disetor setiap bulan, peserta dapat menikmati berbagai keuntungan seperti akses perumahan yang lebih terjangkau dan keuntungan dari investasi jangka panjang. 

Melalui simulasi di atas, kita dapat melihat bahwa meskipun iuran bulanan terlihat kecil, akumulasi dana selama bertahun-tahun dapat memberikan hasil yang signifikan, membantu peserta mewujudkan impian memiliki rumah sendiri. Untuk mempermudah HR dalam perhitungan iuran Tapera, dapat menggunakan Haermes sebagai aplikasi HRIS terpercaya.

Transformasi Pengelolaan SDM Perusahaan Anda dengan Haermes!

Anda siap untuk membawa keberhasilan SDM Anda ke level berikutnya? Ayo, temukan potensi baru bersama Haermes!

Hubungi SalesDemo Gratis Sekarang
Mohamad Krisna

Share on:

Categories: (1)

Karyawan
To the top