Weefer Luncurkan Weefer AI, Fondasi Data untuk Enterprise AI

Weefer Luncurkan Weefer AI, Fondasi Data untuk Enterprise AI

By Wahyu Dwi
Published 5 Min Read

Share on:

PT Weefer Indonesia meluncurkan Weefer AI, solusi AI Enterprise yang membantu perusahaan memanfaatkan data internal dengan access control dan audit trail terintegrasi. Weefer AI menggabungkan Weefer AI Data Foundation sebagai fondasi data, Weefer AI Knowledge untuk menjawab pertanyaan dengan referensi dokumen, dan Weefer AI Agent untuk menjalankan alur kerja bisnis sesuai izin yang ditetapkan serta mencatat setiap tindakan. Solusi ini ditujukan bagi perusahaan menengah hingga enterprise yang ingin mengembangkan penerapan AI secara terukur, dimulai dari kebutuhan bisnis yang paling relevan.

Mengapa Penerapan AI yang Siap Operasional Harus Dimulai dari Data?

Penerapan AI di perusahaan membutuhkan fondasi data yang siap dan terkelola. Data perlu disusun agar dapat digunakan sesuai kewenangan, akses dibatasi berdasarkan peran, dan jawaban maupun tindakan AI dapat ditelusuri kembali ke sumber informasinya. Tanpa fondasi ini, proyek AI dapat terhambat dalam peninjauan keamanan atau sulit dikembangkan untuk penggunaan operasional.

Weefer memulai dari data, bukan membangun asisten terpisah untuk setiap kebutuhan. Fondasi yang sama dapat digunakan kembali oleh berbagai aplikasi dan departemen. Pendekatan ini membantu mengurangi integrasi berulang dan menjaga kontrol akses saat perusahaan menambah use case baru.

“Bagi perusahaan, tantangan AI bukan hanya memilih teknologi yang tepat, tetapi memastikan data yang digunakan siap, aksesnya terkendali, dan penerapannya memberikan nilai bagi bisnis. Dengan pengalaman 22 tahun dalam integrasi sistem enterprise, kami membangun Weefer AI dengan memulai dari fondasi data, keamanan, dan kebutuhan operasional perusahaan,” ujar Robert Liandro, CEO PT Weefer Indonesia.

Satu Fondasi Data, Dua Aplikasi untuk Menjawab dan Bertindak

Weefer AI terdiri dari satu produk utama dan dua aplikasi yang menggunakan data terkelola serta batas akses yang ditetapkan perusahaan. Data dikelola lebih dulu, lalu digunakan oleh asisten AI dan AI Agent sesuai kebutuhan serta izin yang berlaku.

  • Weefer AI Data Foundation: Produk utama ini mencakup data warehouse untuk AI, yaitu tempat menata data yang boleh digunakan AI. Retrieval layer berbasis Retrieval-Augmented Generation (RAG) mencari informasi relevan dari sumber yang diizinkan. Model Context Protocol (MCP) server membatasi akses AI Agent pada tindakan tertentu di sistem bisnis. Fondasi ini dibangun sekali dan dapat digunakan kembali untuk berbagai use case.
  • Weefer AI Knowledge: Asisten AI generatif yang membantu karyawan mencari informasi dari kebijakan, SOP, kontrak, dan data operasional melalui Microsoft Teams, WhatsApp, Telegram, atau kanal web. Setiap jawaban disertai referensi dokumen agar pengguna dapat menelusuri informasi yang digunakan.
  • Weefer AI Agent: Aplikasi untuk mengotomatisasi alur kerja lintas sistem seperti SAP, sistem informasi SDM (HRIS), dan manajemen layanan TI (ITSM). Setiap tindakan melewati pemeriksaan izin dan dicatat dalam audit trail. Perusahaan dapat menetapkan tingkat kemandirian AI Agent untuk setiap workflow: mulai dari menjalankan tugas secara otomatis, menjalankan tugas setelah mendapat persetujuan manusia (human approval), hingga memberikan rekomendasi tanpa mengeksekusi tindakan.

Ketiga komponen tersebut memiliki peran berbeda, tetapi bekerja di atas fondasi data dan aturan akses yang sama. Karena itu, keamanan perlu dijelaskan bukan hanya dari jawaban yang dihasilkan, tetapi juga dari data yang diakses dan tindakan yang dijalankan AI.

Bagaimana Weefer AI Mendukung Kontrol Data dan Kepatuhan UU PDP?

Weefer AI Knowledge mengenali pengguna dan perannya, mengambil data yang diizinkan, lalu menyusun jawaban beserta referensi dokumen. Proses pengambilan data, pertanyaan, dan jawaban dapat dicatat untuk membantu perusahaan menelusuri bagaimana informasi digunakan.

Weefer AI Agent menjalankan tindakan melalui MCP server. Sebelum tindakan diteruskan ke aplikasi bisnis, sistem memeriksa izin untuk memastikan agent hanya melakukan tindakan yang berada dalam ruang lingkupnya. Perusahaan juga dapat menentukan apakah sebuah workflow berjalan otomatis, memerlukan persetujuan manusia, atau berhenti pada rekomendasi, sesuai tingkat resikonya.

Weefer AI dirancang untuk membantu perusahaan menerapkan tata kelola data yang mendukung kepatuhan terhadap Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP). Pengelolaan data, kontrol akses, penyamaran data pribadi (masking) sesuai konfigurasi, dan pencatatan aktivitas dapat menjadi bagian dari kontrol tersebut. Penerapan UU PDP tetap perlu didukung kebijakan, proses, dan konfigurasi yang sesuai di setiap perusahaan. Setiap proposal mencakup Weefer AI Governance & Security Framework untuk mendukung peninjauan keamanan.

Kontrol pada sisi aplikasi perlu didukung oleh lingkungan komputasi yang sesuai. Itulah sebabnya lokasi infrastruktur dan cara model dijalankan menjadi bagian dari pembahasan keamanan Weefer AI.

Bagaimana Huawei Cloud Indonesia Mendukung Penerapan Weefer AI?

Weefer telah bermitra dengan Huawei Cloud sejak 2021 dan berstatus Huawei Premier Partner. Dalam Weefer AI, Huawei Cloud Indonesia menjadi lingkungan komputasi dengan dedicated GPU dan model yang dijalankan secara privat. Pada Huawei Cloud Summit Indonesia pada Desember 2025, Weefer menerima penghargaan Best Partner of The Year.

Huawei Cloud menyediakan berbagai layanan infrastruktur untuk mendukung kebutuhan teknologi perusahaan, mulai dari computing, storage, dan network hingga database dan security. Melalui layanan solusi Huawei Cloud, Weefer membantu perusahaan memilih dan mengimplementasikan infrastruktur yang sesuai dengan kebutuhan bisnis. Sebagai Huawei Cloud Partner Indonesia, Weefer juga didukung pengalaman kemitraan dalam menghadirkan solusi Huawei Cloud bagi perusahaan di Indonesia.

Setelah memahami fondasi data, kontrol akses, dan lingkungan komputasinya, perusahaan dapat memilih cara memulai yang tidak langsung menuntut penerapan berskala besar.

Dari Assessment Gratis ke Proof of Concept (PoC) dalam 6 Minggu

Agar perusahaan dapat mengevaluasi penerapan AI secara bertahap, Weefer menawarkan AI Data Readiness & Security Assessment selama dua minggu tanpa biaya. Assessment ini memetakan sumber data, model akses, batasan lokasi data, serta use case awal yang paling relevan.

Tahap berikutnya adalah Proof of Concept (PoC) selama enam minggu dengan harga tetap untuk satu departemen, dimulai dari Secure Knowledge Assistant. Weefer dan perusahaan menyepakati ruang lingkup serta kriteria keberhasilan, lalu mengevaluasi solusi dan kebutuhan peninjauan keamanan. Hasil PoC menjadi dasar untuk memutuskan perluasan ke Data Foundation dan workflow Weefer AI Agent.

Mulai dari Prioritas Bisnis, Lalu Ukur Hasilnya

Weefer AI ditujukan terutama bagi perusahaan menengah dan besar di Indonesia. Prioritasnya mencakup perbankan, asuransi, reasuransi, dan multifinance yang membutuhkan kontrol data serta audit. Solusi ini juga relevan bagi perusahaan manufaktur, distribusi, ritel, logistik, jasa, pemerintah, dan BUMN, termasuk pelanggan Weefer yang menggunakan Haermes, Tuntas, Axona, SAP, Huawei Cloud, Freshworks, atau Zendesk.

Dampak bisnis yang dapat dicapai akan bergantung pada kebutuhan dan ruang lingkup setiap penerapan. Weefer AI Knowledge membantu karyawan menemukan informasi dari SOP, kebijakan, kontrak, dan data operasional beserta referensi dokumennya. Weefer AI Agent dapat mendukung otomatisasi pekerjaan berulang lintas sistem, sementara Data Foundation yang sama dapat digunakan kembali saat perusahaan mengembangkan use case berikutnya. Perusahaan dapat menilai hasil melalui ukuran yang disepakati sejak awal, misalnya waktu pencarian informasi, volume pekerjaan manual, atau keterlacakan tindakan.

Jika perusahaan sedang menentukan dari mana penerapan AI sebaiknya dimulai, langkah pertama adalah memahami kesiapan data dan memilih kebutuhan yang layak diuji. Tim Weefer dapat membantu memetakan sumber data, model akses, dan use case awal melalui AI Data Readiness & Security Assessment Gratis.

Jadwalkan AI Data Readiness & Security Assessment Gratis

Hubungi Kami Mulai Konsultasi

FAQ

AI Agent adalah aplikasi AI yang menjalankan atau menyiapkan tindakan dalam workflow bisnis melalui sistem terintegrasi, sesuai izin dan tingkat persetujuan yang ditetapkan perusahaan.

Weefer AI Knowledge membantu karyawan mencari informasi dari data internal dan memberikan jawaban beserta referensi dokumen. Weefer AI Agent berfokus pada tindakan dalam workflow bisnis, seperti menyiapkan atau menjalankan proses di sistem terintegrasi dengan pemeriksaan izin dan pencatatan aktivitas.

Weefer AI dirancang berjalan menggunakan dedicated GPU Huawei Cloud di Indonesia dengan model yang dijalankan dalam lingkungan privat. Cakupan pemrosesan dan penyimpanan ditetapkan sesuai konfigurasi serta ruang lingkup implementasi yang disepakati.

AI Data Readiness & Security Assessment berlangsung selama dua minggu tanpa biaya. Setelah assessment, perusahaan dapat melanjutkan ke PoC enam minggu dengan harga tetap untuk satu departemen.

Weefer AI dapat membantu karyawan menemukan informasi internal dengan lebih terarah, mendukung otomatisasi pekerjaan berulang, dan menyediakan fondasi yang dapat digunakan kembali untuk use case baru. Hasil aktual bergantung pada proses yang dipilih, kualitas data, integrasi, dan kriteria keberhasilan yang disepakati di awal.

Weefer AI dirancang untuk berjalan pada dedicated GPU di Huawei Cloud Indonesia dengan model yang dijalankan dalam lingkungan privat. Weefer telah bermitra dengan Huawei Cloud sejak 2021 dan berstatus Huawei Premier Partner. Pilihan infrastruktur dan cakupan penerapannya dibahas dalam tahap perencanaan implementasi.

Weefer AI mendukung tata kelola data melalui kontrol akses, pengelolaan data, masking data pribadi sesuai konfigurasi, dan pencatatan aktivitas. Kontrol tersebut dapat membantu perusahaan menjalankan proses yang selaras dengan kebutuhan UU PDP, dengan tetap memerlukan kebijakan, prosedur, dan konfigurasi yang sesuai di lingkungan masing-masing.

Weefer AI Agent dirancang untuk menjalankan workflow pada sistem seperti SAP, HRIS, dan ITSM melalui MCP server. Sistem lain dapat dievaluasi berdasarkan ketersediaan integrasi, izin yang dibutuhkan, dan ruang lingkup yang disepakati dalam assessment serta PoC.

Share on:

Author

Wahyu Dwi

Wahyu adalah seorang Digital Marketing Staff dan B2B Content Writer berpengalaman lebih dari 2 tahun di industri B2B SaaS. Fokus pada pembuatan konten yang mendalam dan informatif mengenai topik-topik seperti HRIS, Cloud Computing, ERP, Cybersecurity, serta CRM dan Customer Experience (CX). Memiliki keahlian dalam mengoptimalkan strategi konten yang mendukung pertumbuhan bisnis dan meningkatkan keterlibatan audiens di pasar B2B.

Categories: (1)

Data & AI
To the top