Manfaat Learning Management System untuk Perusahaan Anda

A. Alfan Alif

Share on:

“92% pengguna merasa very satisfied dan somewhat satisfied terhadap fungsi atau manfaat Learning Management System dalam institusinya selama era Covid-19.” — Capterra, LMS User Research Survey.

Untuk informasi, LMS adalah singkatan dari Learning Management System atau Sistem Manajemen Pembelajaran. Menurut buku A Field Guide to Learning Management System, secara singkat, Learning Management System adalah layanan software terintegrasi yang mampu mengatur, mengirimkan dan mendukung pembelajaran, pendidikan, serta pelatihan online kepada seseorang, kelompok maupun korporasi.

manfaat learning management

92% pengguna yang merasa satisfied dengan manfaat Learning Management System adalah orang-orang dari institusi K-12 dan institusi higher education, termasuk korporasi juga. Untuk informasi, K-12 itu semacam pendidikan wajib selama 12 tahun yang terdiri dari pendidikan dasar, menengah, hingga atas, termasuk sekolah vokasi juga.

Dengan ini mungkin Anda akan bertanya, alasan apa yang membuat seseorang menggunakan Learning Management System. Bukannya lebih mudah kalau hmm…. cukup berikan mereka link video pembelajaran dan biarkan mereka menonton sendiri.

manfaat learning management

Tidak, hal tersebut tetaplah sulit. Pembelajaran berbasis konten harus bisa dilakukan dengan sistem agar bisa menghemat waktu serta menjaga kualitas meskipun sedang tidak berada di kantor atau sekolah.

Coba lihat survey di atas. Fungsionalitas menjadi alasan nomor 1 dalam pembelian LMS. Fungsionalitas sebuah LMS seperti kemampuan reporting, pengelompokan, penilaian otomatis, tracking progress, dan masih banyak lainnya adalah yang semua institusi butuhkan untuk murid atau karyawannya.

Oke, setuju. Tapi apakah ada manfaat lain dari diterapkannya Learning Management System?

Tentu ada. Berikut ini ada beberapa dampak positif atau manfaat Learning Management System. Spesial untuk Anda, biasanya, manfaat LMS cenderung ke institusi pendidikan. Kali ini, pak Rachmad Soebekti, senior konsultan dari Weefer Indonesia, akan memberikan beberapa manfaat LMS yang lebih ke arah enterprise. Jadi, simak baik-baik ya tim Human Resource. 

6 Manfaat Learning Management System

1) Platform Pelatihan Terpusat untuk Karyawan Anda 

Ketika semua konten pembelajaran bisa diakses dalam satu tempat, maka kualitas konten pembelajaran bisa kita jaga. Kemudian, Anda bisa menyesuaikan konten tersebut berdasarkan peran karyawan Anda serta interest mereka. Misalnya, karyawan A adalah seorang akuntan, maka konten latihannya harus seputar akuntansi dan keuangan. Setelah sekian lama, ternyata, karyawan A juga suka hal-hal berbau DIY. Anda bisa sisipkan beberapa konten DIY ke dalam porsi latihannya. Sisipan konten “hobi” bisa Anda berikan untuk menjaga karyawan agar tidak mudah bosan atau terdistraksi.

Tracking progress, monitoring, reporting dan berbagai metrics lainnya, semuanya saling terintegrasi. Hal ini memungkinkan Anda untuk mengetahui apa yang sebenarnya dibutuhkan setiap karyawan.

2. Mempermudah Proses Onboarding Karyawan Baru

Learning Management System bisa merampingkan dan mengautomasi proses onboarding karyawan baru. Cukup buatkan mereka akun LMS; kemudian, arahkan mereka untuk memahami semua hal tentang perusahaan Anda di platform LMS tersebut hanya dengan sekali klik. Biarkan mereka memahami perusahaan Anda sesuai dengan pacing mereka masing-masing kalau memungkinkan. 

manfaat learning management

Banyak sekali hal yang harus dijelaskan saat seorang atau sekelompok karyawan masuk ke dalam perusahaan Anda. Misalnya, sudah banyak yang harus dipahami, kemudian bahan bacaannya susah diakses, hal-hal semacam inilah yang membuat karyawan Anda merasa terbebani. Bahkan, sebelum mereka bekerja.

Kebijakan perusahaan, compliance, sejarah perusahaan, code of conduct, kebijakan privacy, safety, K-3, peraturan tentang sexual harassment, dan masih banyak lainnya harus Anda masukkan ke platform Learning Management Anda. Jangan lupa juga tentang masalah pengembangan karier.

3.) Penghematan Biaya

Perusahaan mengeluarkan dana lebih untuk pelatihan karena harus mengundang instruktur dan menyiapkan venue serta alat-alatnya. Belum lagi, Anda harus menyiapkan semacam konsumsi untuk para peserta plus instruktur mereka. Dengan Learning Management System, konten pembelajaran bisa disalurkan melalui internet. Sehingga, Anda tidak perlu mengeluarkan berbagai dana tambahan tersebut.  

Tunggu sebentar, tidak semuanya bisa seperti itu. Bagaimana kalau mau melatih pekerja yang bertugas untuk mengemudikan kendaraan berat seperti forklift, crane, dan lainnya?

Hmm… tenang, masih ada solusinya kok. Di luar sana, ada perusahaan Virtual Reality yang menyediakan layanan pelatihan untuk para pekerja seperti itu. Serious Labs nama perusahaannya. 

manfaat learning management

Jadi, mereka menyediakan beberapa tools untuk mensimulasikan secara real bagaimana rasanya mengemudikan kendaraan berat. Tentu, ada keuntungan menggunakan alat ini. 

Misalnya, Anda sewa kendaraan berat untuk dijadikan sarana latihan. Kemudian, salah satu pekerja tidak sengaja merusaknya, tentu Anda harus menggantinya. Di sisi lain, VR tidak begitu. Lihat gambar di atas. Pekerja hanya mengontrol alat itu untuk mengemudikan kendaraan berat secara virtual. Nantinya, Anda bisa menyisipkan berbagai instruksi di dalam alat tersebut. 

5.) Retain Kemampuan Khusus Karyawan 

Semua pekerja melakukan training di Learning Management System milik perusahaan. Kemudian, Anda menemukan ada beberapa pekerja yang punya kemampuan khusus yang berbeda dari para koleganya. Anda bisa mendokumentasikan kemampuan khusus tersebut sebagai konten pembelajaran tambahan. Bahkan, konten tersebut bisa saja ditransfer ke beberapa penerus atau yang lainnya agar knowledge gap  di perusahaan Anda semakin mengecil.

6.) Memberdayakan Employee yang Menjadi Core Bisnis Anda

Tim Sales dan Field Manager, biasanya, dianggap sebagai ujung tombak perusahaan. Untuk itu, mereka harus diperkuat dengan berbagai pengetahuan terbaru karena mereka langsung berinteraksi dengan pelanggan atau klien. Di sinilah, mereka butuh LMS yang sudah berisi konten pembelajaran yang berkualitas, konsisten dan up-to-date

Dengan begitu, mereka bisa akses kapan saja konten pembelajaran tersebut. Kemudian, kalau memang memungkinkan, mereka bisa langsung mempraktikkannya.

Cara Memilih Learning Management System yang Sesuai dengan Kebutuhan Bisnis

manfaat learning management

Tanyakan beberapa pertanyaan ini.

  • Apakah vendor LMS ini menawarkan demo atau uji coba gratis?
  • Berapa banyak budget yang bisa kita gunakan untuk ini?
  • Apa feedback atau review pengguna lain dalam menggunakan LMS ini?
  • Bagaimana kemudahan sisi deployment dan konfigurasinya?
  • Seberapa customizable LMS ini? Apakah bisa meletakkan logo perusahaan di dalamnya?
  • Apakah berbagai macam sertifikasi bisa dimasukkan ke dalam LMS ini?
  • Apakah kita benar-benar butuh sekarang? Goals apa yang ingin kita achieve dengan LMS ini?

Setelah Anda yakin, barulah, Anda boleh memilih LMS tersebut. 

Mungkin Anda bertanya lagi. Contohnya LMS ini apa? Dua contoh Learning Management System yang sedang banyak digunakan adalah Google Classroom dan SuccessFactors Learning. 

Jika Anda masih punya pertanyaan lagi atau masih ingin tahu lebih banyak tentang manfaat Learning Management System, silakan klik banner di bawah ini untuk mulai berdiskusi dengan kami terkait hal-hal tersebut. Terima kasih dan semoga bermanfaat.

A. Alfan Alif

Share on:

To the top